Home » Pelatihan Kewirausahaan Untuk Petani Milenial di P4S AGROSPORA

Pelatihan Kewirausahaan Untuk Petani Milenial di P4S AGROSPORA

pelatihan kewirausahaan di P4S Agrospora

P4S Agrospora dikunjungi oleh peserta pelatihan kewirausahaan petani milenial pada hari minggu, tanggal 28 Maret 2022.

Para peserta terdiri dari 30 orang perwakilan dari daerah se-indonesia, acara tersebut diadakan oleh BBPP Lembang – Jawa Barat.

Agenda mereka di sana adalah melakukan pelatihan kewirausahaan untuk petani milenial.

Agenda kegiatan para peserta pelatihan adalah untuk sharing dan study banding dan mendapatkan materi dari owner P4S Agrospora, yaitu Dedi Mulyadi.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 12.00 WIB. Dalam waktu yang sangat singkat tersebut, peserta dibagi menjadi 3 kelompok menurut fokus materinya.

Materi yang ada dalam pelatihan kewirausahaan tersebut diantaranya :

  1. Menemukan Ide Bisnis
  2. Pemasaran Digital
  3. Cara Melakukan Negosiasi dan MoU atau Kesepakatan Kerjasama

Sebanyak 30 orang peserta dibagi menjadi 3 kelompok, diantaranya ada yang mendapatkan materi menemukan ide bisnis.

Mereka diberikan tugas untuk menggali ide bisnis apa yang bisa diperoleh dari sebuah lemon. Ketika memiliki jiwa wirausaha, Kita harus kreatif dan inovatif. Inilah tujuan sebenarnya dari praktek menemukan ide bisnis.

Dari sebuah lemon misalnya, kita bisa menemukan ide untuk pengolahan produk dari lemon, budidaya lemon, pupuk dan pestisida untuk lemon, dll.

Seperti itulah, ide bisnis akan muncul bagi orang yang memiliki jiwa kewirausahaan. Fasilitator dari kelompok ide bisnis ialah Taufik Hidayat. Beliau merupakan petani milenial dan peraih Hibah Kompetitif (HK) dari program YeSS, juga ditugaskan sebagai mentor di P4S Agrospora.

Kelompok kedua, diarahkan untuk mempelajari pemasaran digital yang ada di P4S Agrospora. Materinya berfokus pada channel apa yang tepat untuk digunakan dalam pemasaran digital.

Mulai dari pembahasan website sebagai sarana promosi dan penjualan, marketplace, hingga Facebook Ads, yaitu iklan facebook.

Agrospora sendiri, memiliki website untuk company profile dan website khusus untuk P4S Agrospora. Ini berfungsi untuk membangun integritas perusahan, dan membangun brand awareness.

Untuk pemasaran lewat website, dijelaskan dengan menggunakan web store, contohnya adalah https://gerai.agrospora.com. Dengan web store, pengunjung website bisa melakukan pembelian di website tersebut dan langsung diproses oleh admin.

Para peserta juga diarahkan untuk menemukan target market usaha mereka. Dengan begitu mereka bisa tepat sasaran untuk menemukan target market dan menggunakan channel mana yang tepat untuk melakukan pemasaran digital.

Fasilitator pemasaran digital adalah Edi Nurhadi, SE. Merupakan salah satu alumni magang YeSS di P4S Agrospora pada periode 1 lalu.

Kelompok terakhir, di bimbing oleh Dedi Mulyadi. Owner P4S Agrospora, para peserta pelatihan diarahkan bagaimana caranya untuk membuat MoU dengan off-taker dari usahanaya masing-masing.

Semua sesi pelatihan dilakukan dengan cara diskusi kelompok dua arah, sehingga bisa mendapatkan feedback baik dari peserta maupun dari fasilitator.

Fasilitator di P4S Agrospora merupakan praktisi dalam bidangnya masing-masing, sehingga para peserta bisa menanyakan seputar materi yang diberikan dengan menggunakan kasus asli dalam usahanya.

Pukul 12.00 WIB, pelatihan berkahir dan para peserta kembali ke BBPP Lembang untuk mengikuti agenda selanjutnya yang diadakan di sana.

Selama kegiatan pelatihan, para peserta antusias dengan mengikuti materi yang diberikan oleh para fasilitator.

0Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published.